Sabtu, 18 Oktober 2008

Israel Bunuh 3 Palestina di Tepi Barat dan Tangkap 29 Lainya

Ramallah-Infopalestina : Pusat HAM Palestina dalam laporan pekananya menyebutkan, serdadu Israel semakin meningkatkan penganiayaan fisiknya terhadap warga Palestina, menambah panjang catatan kejahatan perangnya.

Sejak tanggal 9 hingga 15 Oktober 2008, dengan menggunakan berbagai alat canggih telah membunuh dua pemuda Palestina dalam 24 jam terakhir.

Maka pada beberapa jam terakhir hari Selasa kemarin (14/10) serdadu Israel melancarkan seranganya ke wilayah Bet Eil, utara Ramallah, dan membunuh pemuda Abdul Qadir Dar Zaid (18 tahun). Mereka juga melarang sejumlah ambulan yang mau mengevakuasinya lebih dari dua jam yang kemudian jasadnya diserahkan kepada pihak keluarga melalui lembaga Bulan Sabit Merah.

Pada hari berikutnya yaitu tanggal 15 Oktober, dalam kurang dari 24 jam, serdadu Israel kembali melakukan kejahatanya di wilayah tersbut. Saat itu, mereka menembaki para demonstran yang berada di dalam kamp pengungsian, memprotes kematian Dar Zaid. Akibatnya seorang pemuda Muhammad Jamal Rumhi (20 tahun) terluka parah, hingga akhirnya ia meninggal setelah beberapa jam kemudian.

Selain itu, pada dini hari Kami (16/10) serdadu Israel kembali membunuh seorang pemuda Palestina dari wilayah Kfar Malik, sebelah timur Ramallah. Dengan meninggalnya Aziz Arar (20 tahun) warga wilayah Kefar Malik ini, maka jumlah korban syahid akibat kekejaman Israel bertambah jadi 3 orang.

Dalam rentang pekan ini, Israel menggempur satu rumah warga dengan roket. Akibatnya halaman dan pintu gerbangnya hancur. Selain menguasai tiga rumah lainya dan merubahnya menjadi pos militer.

Dalam pekan ini pula, serdadu Israel menculik 29 warga Palestina. Delapan diantaranya anak-anak. Dengan penangkapan tersebut maka, jumlah tawanan Palestina di penjara bertambah menjadi 2062 orang. Selain penangkapan terhadap sejumlah orang di pintu perlintasan dan blokade militer.

Selama pekan ini, pasukan Israel untuk kedua kalinya selama sepekan melakukan penjagaan super ketat di wilayah jajahan, terkait dengan “Hari Raya Perlindungan” bagi Yahudi. Mereka bahkan semakin meningkatkan isolasinya terhadap kota Al-Quds. (asy)

0 komentar: