Sabtu, 18 Oktober 2008

Hamas: Kelanjutan Gencatan Masih Dipelajari

Nusairah – Infopalestina: Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan kemungkinan pihaknya tidak menyetujui kelanjutakan gencatan senjata antara faksi-faksi Palestina pada satu sisi dengan pihak penjajah Israel di sisi lain. Menurutnya, permintaan kelanjutan gencata masih dalam dipelajari.

Demikian dinyatakan Yusuf Farhat, jurubicara Hamas di wilayah tengah, Jum’at (17/10), di sela-sela parade besar militer yang diadakan Brigade al Qassam, sayap militer gerakan Hamas, di dekat rumah komandan wilayah tengah yang kini mendekam di dalam penjara Mesir, Aiman Naufal.

Farhat menegaskan bahwa Hamas berusaha melakukan dialog Palestina atas dasar nasional yang bersih dan di luar asas Zionis Israel dan Amerika. menurutnya, keburukan dinas keamanan Abbas adalah membantu penjajah dan berbagi peran dengan mereka dalam memburu perlawanan Palestina. Dia menegaskan gerakan Hamas tidak akan membiarkan kembalinya dinas keamanan sebelumnya ke Jalur Gaza.

Farhat menjelaskan apa yang dilakukan dinas keamanan Abbas dengan mengungkap sebuah terowongan di Tepi Barat tidak lain adalah pengkhianatan besar. Menurutnya, perang terowongan di Tepi Barat akan menggoncang Zionis Israel dan menghinakan para pengikutnya.

Khusus mengenai upaya Mesir dalam dialog Palestina –Palestina, jurubicara Hamas menyatakan menghargai atas usaha tersebut. Dia mengatakan, “Tujuan Mesir adalah mendekatkan sudut pandang-sudut pandang Palestina.”

Dalam kesempatan tersebut Farhat menyatakan permintaannya kepada pemerintah Mesir agar membebaskan salah seorang komandan Brigade al Qassam di Jalur Gaza, Aiman Naufal, yang berasal dari wilayah tengah Jalur Gaza. (seto)

0 komentar: