Beijing - Mencari cinta via internet memang gampang-gampang susah. Namun aura keberuntungan rupanya menyertai kakek China ini yang meski sudah berusia 81 tahun, namun sukses menemukan pujaan hatinya via dunia maya.
Wu Jieqin, kakek yang tinggal di Beijing itu sukses menemukan wanita pujaannya, yakni Jiang Xiaohui, nenek usia 58 tahun yang dijumpainya secara online. Mereka pun memutuskan menjalin mahligai pernikahan.
"Internet tak semata hanya milik kaum muda. Tidak ada larangan bagi orang tua untuk mencari cinta di internet," tutur Wu yang telah bercerai dengan istri pertamanya, seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Senin (27/10/2008).
Pasangan yang baru dimabuk asmara ini bertemu setelah Wu memasang iklan via situs setempat bahwa dia butuh pasangan hidup. Meski sudah jompo, Wu tetap memberi kriteria tentang wanita idamannya, diantaranya diharapkan berusia antara 40 sampai 50 tahun.
Wu mengklaim bahwa sebanyak 50 wanita menanggapi iklan cinta onlinenya tersebut dari berbagai negara, termasuk Australia dan Amerika. Setelah bertemu di dunia nyata, dia merasa cocok dengan Jiang dan akhirnya memutuskan untuk meresmikan hubungan mereka di altar pernikahan.
Niat Wu menikahi Jiang sebenarnya sempat kurang direstui oleh orang tua pihak wanita yang merasa Wu sudah terlalu jompo. Namun akhirnya si wanita berhasil meyakinkan orang tuanya bahwa mereka punya niat kuat menjalin mahligai rumah tangga.
Rabu, 29 Oktober 2008
Kakek 81 Tahun Temukan Jodoh Berkat Internet
Diposting oleh HAMDAN ON BLOG di 22.52 0 komentar
Ini Dia Profil Online Calon Pembunuh Obama
Washington - Dua tersangka bernama Daniel Cowart dan Paul Schlesselman ditahan dengan dakwaan merencanakan pembunuhan terhadap bakal calon presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Mereka mengaku ingin membantai masyarakat kulit hitam, termasuk Obama.
Seperti umumnya pemuda Amerika, dua pria berpaham rasis itu jadi anggota situs jejaring sosial, yakni di MySpace. Sedikit banyak, profil di MySpace itu mengungkap seperti apa diri mereka.
Dan ternyata, profil MySpace para tersangka ini memang dipenuhi postingan yang berbau rasis. Dikutip detikINET dari CBS, Rabu (29/10/2008), kalimat dan simbol anti kulit hitam bertebaran di sana.
Di halaman MySpacenya, Schlesselman menulis pekerjaannya secara ngawur, yakni 'menjadi rasis'. Tidak ketinggalan dia mengungkap kebanggaannya sebagai kaum kulit putih dan meminta orang kulit hitam agar mewaspadainya.
Tak hanya itu. Schlesselman juga ketahuan memposting video buatan sendiri yang menggambarkan dirinya mengolok-olok orang kulit hitam.
Adapun di profil MySpace tersangka Cowart, antara lain terdapat serangkaian foto pistol. Dari sebuah foto, terlihat juga tato swastika di tubuh Cowart. Seperti diketahui, simbol Nazi itu sering diidentikkan dengan supremasi kulit putih.
Sementara dari hasil penelusuran di dunia maya, terungkap pula bahwa Cowart adalah anggota sebuah forum online terbesar di Amerika dalam soal mengagung-agungkan kekuatan kaum kulit putih.
Diposting oleh HAMDAN ON BLOG di 22.51 0 komentar
Takut Memberontak, Dibuat Penangkal Serangan Robot
London - Seiring kian canggihnya teknologi robot, skenario bahwa robot bakal memberontak dan menyerang manusia seperti dalam film-film ditakutkan bakal terjadi. Terinspirasi oleh hal ini, sebuah perusahaan di Inggris membesut proyek senjata anti robot untuk mengantisipasi kemungkinan itu.
Perusahaan inovasi teknologi bernama Rainmakers itu membentuk anak usaha bernama WAR Defence (Weapons Against Robots) yang khusus membesut senjata anti robot. Ben Way, miliarder muda yang memimpin Rainmakers mencium peluang bisnis berkenaan dengan kemungkinan para robot bakal membahayakan manusia di masa datang.
"Pemakaian robot di dunia militer makin meningkat. Meski keputusan untuk melakukan penyerangan masih berada di tangan manusia, namun suatu saat, keputusan semacam itu juga akan dibuat bersama dengan robot," tandas Way seperti dilansir The Register dan dikutip detikINET, Jumat (19/9/2008).
Way menambahkan bahwa dalam waktu 15 tahun ke depan, robot akan jamak ditemui di rumah-rumah penduduk untuk berbagai keperluan. Dan dalam 30 tahun mendatang, ia memprediksi bahwa robot bakal punya kemampuan fisik yang sama seperti manusia.
Maka, terdapat risiko besar jika misalnya komputer yang mengendalikan robot mengalami kerusakan sehingga robot dapat membahayakan keamanan manusia. Way pun bertukas bahwa manusia perlu mempunyai kontrol penuh atas robot.
Rencananya, perusahaan WAR Defence tersebut bakal membesut beragam senjata untuk mempertahankan diri dari serangan robot. Namanya misalnya "Autonomous-Against-Autonomous", "Biological-Against-Autonomous" sampai sistem deteksi robot.
Langkah Way untuk memproduksi perangkat pertahanan manusia dari ancaman serangan robot ini didukung akademisi Sheffield University, profesor Noel Sharkey. Ia menyatakan, apa yang dilakukan Way merupakan langkah nyata untuk mengantisipasi ancaman robot di waktu mendatang. Ya, siapa tahu?
Diposting oleh HAMDAN ON BLOG di 22.47 0 komentar